Bismillah
اﻟﺲﱠﻻَﻣَﺔَ ﻓِﯿْﻬَﺎ ﺗَﺮْكُ ﻣَﺎ ﻓِﯿْﻬَﺎ اﻟﻦﱠﻓْﺲُ ﺗَﺒْﻜِﻲ ﻋَﻠَﻰ اﻟﺪﱡﻧْﯿَﺎوَﻗَﺪْ ﻋَﻠِﻤْﺖَ...أَنﱠ
(Sungguh aneh) jika jiwa menangis karena perkara dunia (yang terluput) padahal jiwa tersebut mengetahui bahwa keselamatan adalah dengan meninggalkan perkara-perkara dunia
َﻗَﺒْﻞَ اﻟْﻤَﻮْتِ ﯾَﺒْﻨِﯿْﻬَﺎ ﻻَ دَارَ ﻟِﻠْﻤَﺮْءِ ﺑَﻌْﺪَ اﻟْﻤَﻮْتِ ﯾَﺴْﻜُﻨُﻬَﺎ...إِﻻﱠ الﱠﺗِﻲ ﻛَﺎن
Tidak ada rumah bagi seseorang untuk ditempati setelah kematian, kecuali rumah yang ia bangun sebelum matinya
ٍّﺧَﺎبَ ﺑَﺎﻧِﯿْﻬَﺎ ﻓَﺈِنْ ﺑَﻨَﺎﻫَﺎ ﺑِﺨَﯿْﺮٍﻃَﺎبَﻣَﺴْﻜَﻨُﻪُ...وَإِنْ ﺑَﻨَﺎﻫَﺎ ﺑِﺸَﺮ
Jika ia membangun rumahnya (tatkala masih hidup) dengan amalan kebaikan maka rumah yang akan ditempatinya setelah matipun akan baik pula
ِاﻟﺪﱠﻫْﺮِ ﻧَﺒْﻨِﯿْﻬَﺎ أَﻣْﻮَاﻟُﻨَﺎ ﻟِﺬَوِي اﻟْﻤِﯿْﺮَاثِ ﻧَﺠْﻤَﻌُﻬَﺎ...وَدُوْرُﻧَﺎﻟِﺨَﺮَاب
Harta kita yang kita kumpulkan adalah milik ahli waris kita, dan rumah-rumah (batu) yang kita bangun akan rusak dimakan waktu
ْﺧَﺮَاﺑًﺎ وَأَﻓْﻨَﻰ اﻟْﻤَﻮْتُ أَﻫْﻠِﯿْﻬَﺎ ﻛَﻢْ ﻣِﻦْ ﻣَﺪَاﺋِﻦَ ﻓِﻲ اﻵﻓَﺎقِ ﻗَﺪْ ﺑُﻨِﯿَﺖْ...أَﻣْﺴَﺖ
Betapa banyak kota (megah) dipenjuru dunia telah dibangun, namun akhirnya rusak dan runtuh, dan kematian telah menyirnakan para penghuninya
ﺑِﻜَﺄْسِ اﻟْﻤَﻮْتِ ﺳَﺎﻗِﯿْﻬَﺎ أَﯾْﻦَ اﻟْﻤُﻠُﻮْكُ الﱠﺗِﻲ ﻛَﺎﻧَﺖْﻣُﺴَﻠْﻄِﻨَﺔً...ﺣَﺖﱠى ﺳَﻘَﺎﻫَﺎ
Dimanakah para raja dan pimpinan yang dahulu berkuasa? Agar mereka bisa meneguk cangkir kematian
وَﯾُﻔْﻨِﯿْﻬَﺎ ﻻَ ﺗَﺮْﻛَﻨَﻦﱠ إِﻟَﻰ اﻟﺪﱡﻧْﯿَﺎ ﻓَﺎﻟْﻤَﻮْتُ...ﻻَ ﺷَﻚﱠ ﯾُﻔْﻨِﯿْﻨَﺎ
Janganlah engkau condong kepada dunia, karena tidak diragukan lagi bahwa kematian pasti akan membuat dunia sirna dan membuat kitapun fana
ُوَاﻟﺮﱠﺣْﻤَﻦُ ﺑَﺎﻧِﯿْﻬَﺎ وَاﻋْﻤَﻞْ ﻟِﺪَارٍ ﻏَﺪًا رَﺿْﻮَانٌ ﺧَﺎزِﻧُﻬَﺎ...وَاﻟْﺠَﺎرُ أَﺣْﻤَﺪ
Hendaknya engkau beramal untuk rumah masa depan yang isinya adalah keridoan Allah, dan tetanggamu adalah Nabi Muhammad serta yang membangunnya adalah Ar-Rohman (Allah yang maha penyayang)
Salam Perubahan,
Bayu Prasetyo
Website:
http://www.BayuPrasetyo.com
Blog:
http://SragenBerjamaah.Blogspot.com