Tampilkan postingan dengan label motivasi hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi hidup. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2014

Tips menjadi Orang Paling Bahagia

Berikut ini saya ingin membagikan beberapa Tips Menjadi Orang Paling Bahagia untuk Para Sahabat saya:
1. Jagalah Sholat 5 Waktu Tepat Waktu,
2. Ingatlah selalu kepada Allah, sesungguhnya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang tenteram, Allah menjadi Ridho dan tekanan hidup terasa ringan,
3. Bersihkan diri dari dengki/iri, keluarkan penyakit permusuhan dari jiwa,
4. Bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan kepada kita maupun atas semua yang belum Allah berikan pada kita. Dengan bersyukur, Allah akan menambahkan nikmatNya pada kita,
5. Perbanyaklah membaca Istighfar, minimal 100x setiap pagi (ba'da Sholat subuh) dan sore (ba'da sholat ashar),
6. Hiduplah bersama Al Quran,
7. Jauhi Riba,
8. Bacalah berulang-ulang 'Laa Haula walla quwata Illa Billahi,
9. Walaupun kita sedang kesusahan, jadilah orang yang selalu bisa memberi,
10. Perbanyak juga membaca 'Laa Illaha Illa anta Subhanaka inni Kuntu Minaz zholimin',
11. Tersenyumlah,
12. Perbanyak Silahturrahim

Demikianlah Tips menjadi Orang paling bahagia.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
MOTIVATOR INDONESIA

Jumat, 24 Januari 2014

Kejarlah Akhiratmu maka Dunia akan Ikut

Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barangsiapa menjadikan akhirat sebagai tujuan utamanya, maka ALLOH akan memberikan kekayaan pada hatinya dan ALLOH akan memudahkan segala urusannya di dunia serta dunia akan mendatanginya dalam keadaan tunduk dan hina.
Dan barangsiapa menjadikan dunia menjadi tujuan utamanya, maka ALLOH akan jadikan kemiskinan terpampang di matanya, dan ALLOH akan jadikan segala urusannya berantakan, dan ia tidak akan mendapatkan dunia kecuali apa-apa yang sudah dituliskan baginya". (Silsilah shohihah: 949).

Orang bijak berkata: siapa menanam padi (akhirat) maka akan tumbuh rumput (dunia), tapi siapa menanam rumput mk tdk akan tumbuh padi. Jadilah bagian orang yg cerdas.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
Follow: @MotivaBisnis
Blog: http://SragenBerjamaah.blogspot.com
Twitter@SragenBerjamaah

Kamis, 23 Januari 2014

Cash Flow Langit: Pintu Rezeki Tawakal dan Taqwa

Kisah ini diriwayatkan Ja'far bin Muhammad, yang
memiliki sanad dari ayahnya, lalu dari kakeknya

Suatu ketika, cerita kakek Ja'far,  Ali bin Abi Thalib ra karramallahu wajhah mengunjungi rumahnya selepas silaturahim kepada Rasulullah SAW. Di rumah itu Ali ra menjumpai istrinya, Fathimah ra, sedang duduk memintal, sementara Salman al-Farisi berada di hadapannya tengah menggelar wol.

"Wahai perempuan mulia, adakah makanan yang bisa kau berikan kepada suamimu ini?" tanya Ali kepada istrinya.

"Demi Allah, aku tidak mempunyai apapun. Hanya
enam dirham ini, ongkos dari Salman karena aku telah
memintal wol," jawabnya.

"Uang ini ingin aku belikan makanan untuk (anak
kita) Hasan dan Husain."

"Bawa kemari uang itu."

Fathimah segera memberikannya dan Ali pun keluar membeli
makanan...

Tiba-tiba ia bertemu seorang laki-laki yang berdiri sambil berujar, "Siapa yang ingin memberikan hutang (karena) Allah yang Maha Menguasai dan
Mencukupi?"

Ali mendekat dan langsung memberikan enam dirham di tangannya kepada lelaki tersebut.

Fatimah menangis saat mengetahui suaminya pulang
dengan tangan kosong.

Ali hanya bisa menjelaskan peristiwa secara apa adanya.

"Baiklah," kata Fathimah, tanda bahwa ia menerima keputusan dan tindakan suaminya.

Sekali lagi, Ali bergegas keluar. Kali ini bukan untuk mencari makanan melainkan mengunjungi Rasulullah.

Di tengah jalan seorang Badui
yang sedang menuntun unta menyapanya.

"Hai Ali, belilah unta ini dariku." "Aku sudah tak punya uang sepeser pun."
"Ah, kau bisa bayar nanti."

"Berapa?"

"Seratus dirham."

Ali sepakat membeli unta itu meskipun dengan cara hutang. Sesaat kemudian, tanpa
disangka, sepupu Nabi ini berjumpa dengan orang
Badui lainnya.

"Apakah unta ini kau jual?"

"Benar," jawab Ali.

"Berapa?"

"Tiga ratus dirham."

Si Badui membayarnya kontan, dan unta pun sah menjadi tunggangan barunya.

Ali segera pulang kepada istrinya. Wajah Fatimah kali ini tampak berseri menunggu penjelasan Ali atas kejadian yang
baru saja dialami.

"Baiklah," kata Fatimah selepas mendengarkan cerita suaminya.

Ali bertekad menghadap Rasulullah.

Saat kaki memasuki pintu masjid, sambutan hangat langsung datang dari Rasulullah SAW. Nabi melempar senyum dan
salam, lalu bertanya,

"Hai Ali, kau yang akan
memberiku kabar, atau aku yang akan memberimu
kabar?"

"Sebaiknya Engkau, ya Rasulullah, yang memberi
kabar kepadaku?"

"Tahukah kamu, siapa orang Badui yang menjual onta kepadamu dan orang Badui yang membeli onta darimu?"

"Allah dan Rasul-Nya tentu lebih tahu," sahut Ali memasrahkan jawaban.

"Sangat beruntung kau, wahai Ali. Kau telah memberi pinjaman karena Allah, sebesar enam
dirham, dan Allah pun telah memberimu tiga ratus dirham, 50 kali lipat dari tiap dirham."

Badui yang pertama adalah malaikat Jibril, sedangkan Badui yang kedua adalah malaikat Israfil (dalam riwayat lain, malaikat Mikail)."

Kisah yang bisa kita baca dari kitab al-Aqthaf ad-Daniyah ini menggambarkan betapa ketulusan Ali dalam menolong sesama telah membuahkan balasan berlipat, bahkan dengan cara dan hasil di luar dugaannya.
Keluasan hati istrinya, Fathimah, untuk menerima keterbatasan juga melengkapi kisah kebersahajaan hidup keluarga ini.

Dukungan penuh dari Fathimah
telah menguatkan sang suami untuk tetap bermanfaat bagi orang lain, meski untuk sementara waktu mengabaikan sendiri.

Semoga Ar-Rahman berkenan membukakan pintu hati kita sekeluarga untuk senantiasa selalu berupaya mendekatkan diri kepada-Nya, Aamiin. Yaa Robbal'alamiin.

Salam Perubahan,

Bayu Prasetyo
Blog: Sragen Berjamaah
Follow @MotivaBisnis & @SragenBerjamaah

Sumber: http://bit.ly/1eUQkfG

Rabu, 22 Januari 2014

Inginkah Hidup Anda dicukupkan Allah

Semangat pagii
Kali ini mimin ingin membagikan artikel: Inginkah Hidup Anda dicukupkan oleh Allah?
Jika ingin, maka yang harus dikerjakan anda adalah:
1. Kerjakan Sholat 5 Waktu tepat waktu,
2. Kerjakan sholat dhuha min 4 rakaat dan shokat tahajud.
3. Keluarkan sedekah atau infaq, karena bila anda pelit/kikir anda tidak disenangi sesama.
4. Bacalah Al Quran
5. Niatkan silahturahim kpd siapapun yang kita temui.
6. Jagalah sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW

Demikian sharing singkat dari mimin semoga bermanfaat

Kunjungi juga website penuh motivasi, inspirasi hanya di BayuPrasetyo.com