Ingin Tahu apa yang terjadi di UMY tanggal 13 Maret 2015? Kunjungi BayuPrasetyo.com
Minggu, 15 Maret 2015
Sabtu, 06 September 2014
Kejar Dunia atau Kejar Akhirat?
Wahai sahabat2 yang dimuliakan oleh Allah S.W.T, menurutmu manakah yang harus kita dahulukan ya 'Kejar Dunia atau Kejar Akhirat?'
Banyak sekali jawaban dari sahabat2ku mengatakan 'Kejar Dunia utk Akhirat'. Itu tidak disalahkan, tapi jika menilik dari sebuah mahfum hadist "bekerjalah kamu utk akhiratmu, maka dunia akan datang kepadamu dg hina"
Apa yg dimaksud dg 'bekerjalah utk akhiratmu'? Maksudnya adalah bekerja dg menerapkan dan menjalankan hal2 yg wajib dan sunnah yg dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad S.A.W. Yaitu: sholat tepat waktu, keluar rumah berniat utk menjemput rezekiNya utk dipergunakan sbg bekal ibadah kepada Allah, berwudhu setiap kali melakukan perjalanan atau setiap batal wudhunya, keluarkan sedekah jalan, masuk dan keluar WC membaca doa, dsb.
Demikian sekelumit yang bisa kami bagikan kpd sahabat, bila ada pertanyaan bisa di mention ke kami.
Semoga Allah memudahkan kehidupan dan penghidupan sahabat, serta sahabat dpt digolongkan sbg mukmin sejati.
#IndahnyaBerbagi #Silahturahim
Salam Perubahan,
Bayu Prasetyo
UbaY
Motivator Indonesia, Pembicara Seminar, Pembicara Motivasi, Konsultan Bisnis
@MotivaBisnis
Pin:228ca42d
Minggu, 06 Juli 2014
Anda adalah Pemenang !
Apakah Anda seorang Pemenang?
Menurut anda, seorang Pemenang itu seperti apa sih? Apakah yang duluan tiba di FINISH atau seperti apa ya?
Banyak sekali yang konsultasi ke saya kenapa dia selalu jadi Pecundang atau selalu Kalah dari Pesaing Bisnis atau kompetitor lainnya?
Saya tanya balik ke dia, "Selalu Jadi Pecundang?" Dan kembali dia menegaskan, "Iya!".
Lalu sekarang saya tanya ke contact BB saya, apakah anda punya pendapat sama seperti di atas. Maka, saya doakan dan aamiin kan spt yg kamu katakan, padahal sesungguhnya Allah tidak menciptakan kita (manusia) sebagai Pecundang. Justru kebalikannya, Allah menciptakan kita sebagai PEMENANG.
Angkat Tangan Kanan dan letakan di dada, "Yaa Allah, terima kasih Engkau telah menjadikan saya sebagai PEMENANG saat ini dan seterusnya" katakan 3x. Dan Tunjuk diri anda "Itulah adalah saya"
Ingin mendapat BC bermanfaat lainnya, silahkan add pin:228ca42d serta teruskan BC bermanfaat ini ke semua contact bb anda. Kunjungi juga web "http://www.BayuPrasetyo.com" dan "http://PrasetyoAdiMulia.wordpress.com"
Apakah Anda seorang Pemenang?
Selasa, 28 Januari 2014
4 Sifat Utama Seorang Sales
4 Sifat Utama yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW adalah:
1. SIDDIQ
2. AMANAH
3. TABLIGH
4. FATONAH
Berikut ini penjelasan dari masing2 sifat di atas:
1. SIDDIQ:
Siddiq artinya Jujur. Sifat ini kita bisa lihat juga seperti sifatnya Angin. Kenapa Angin? Karena Angin membawa sifat jujur. Contoh: bila ada orang yang kentut atau buang gas, pastilah angin membawa bau tersebut ke orang lain yang di sekitarnya. Bukan berarti bila yang kentut itu cantik, lalu yang disampaikan (dibawa) itu berubah menjadi wangi hehehe.
2. AMANAH
Amanah artinya bisa dipercaya. Sifat inipun kita bisa lihat dari sifatnya Tanah. Tanah bila di tanamnya adalah biji jagung, ya yang dihasilkan juga tanaman jagung bukan tanaman tebu.
3. TABLIGH
Tabligh artinya menyampaikan sesuatu tidak ada yang dikurangi ataupun ditambah2i.
4. FATONAH
Fatonah artinya Cerdas atau Pandai. Seorang muslim haruslah selalu belajar dari siapapun, dari manapun dan wajib selalu menjemput suatu ilmu pengetahuan alias orang muslim tidak boleh 'Bodoh'.
Begitupun sifat Nabi Muhammad inipun seharusnya dimiliki oleh Para Sales Muslim dan Perusahaan yang basisnya Islam. Semoga kita bisa mencontoh sifat Nabi di atas.
Salam Perubahan,
Bayu Prasetyo
Motivator Indonesia, Pembicara Seminar, Pembicara Motivasi
Website: http://www.BayuPrasetyo.com
@MotivaBisnis
BLOG: http://SragenBerjamaah.Blogspot.com
@SragenBerjamaah
Jumat, 06 Desember 2013
Otak Kiri, Otak Kanan, atau No Brain Action
Ibadah cara otak kiri :
~ Kaya dulu baru sedekah
~ Mapan dulu, baru menikah, baru punya anak.
~ Cukup dulu, baru berbakti kepada orang tua.
~ Dapat nikmat dulu, baru bersyukur, baru khuznuzon
~ Punya kebebasan waktu dulu, baru shalat dhuha, baru shalat tahajjud.
~ Merasa berdosa dulu baru shalat taubat, baru istighfar
~ Selesai shalat dulu, baru dzikir
~ Dzikir dengan hitung2an khusus.
Sepintas ini nampak masuk akal.
Padahal otak kanan dan agama malah mengajarkan kebalikannya :
~ Sedekah dulu, baru rejekinya bisa berlimpah
~ Menikah dulu, baru rejekinya bisa berlebih
~ Bersyukur, khusnudzon, istighfar dan dzikir itu mesti diamalkan kapanpun, dimanapun, dan tidak harus ada sebab2 khusus, juga tidak harus ada hitungan2 khusus ( boleh sih boleh tapi tidak harus)
~ Tidak percaya..? coba aja sendiri.. ^__^
~ Memang, otak kiri dan otak kanan senantiasa bekerja beriringan dan saling mendukung. Apalagi terkait ibadah, otak kiri sangat berperan untuk keteraturan dan penghafalan. Apa yg disesalkan disini adalah pola pikir kiri yg berlebihan terutama soal rasionalistis.
Iyyaa kana'budu wa iyyaa kanasta'in..
Jangan iyyaa kanasta'in baru iyyaa kana'budu
Nah lebih enak lagi dgn No Brain Action, gag usah banyak mikir, namun perbanyak amalan (action/move on/bergerak/hijrah), gag banyak mikir, namun banyak berbuat dgn prepare yg baik sesuai ajaran manusia mulia Nabi Muhammad SAW.
Tinggal bergerak saja, gag usah mikir tinggal copy paste aturannya dari Al Quran & Hadist. Jadilah manusia yg mardhotillah, gag itung itungan namun hanya berharap RIDHO ALLAH dan NUSROTULLOH.
Semoga bermanfaat.
Salam Perubahan,
Bayu Prasetyo (Ubay)
Motivator Indonesia, Trainer "NO BRAIN", Pembicara Seminar, Pembicara Motivasi
Pin:228CA42D